CRING! CMS

Author: Admin

  • Memahami Alat Pembayaran Digital untuk Transaksi yang Efisien dan Aman

    Memahami Alat Pembayaran Digital untuk Transaksi yang Efisien dan Aman

    Alat Pembayaran Digital yang Efisien

    Memahami alat pembayaran digital adalah hal yang sangat penting, terutama di masa kini, dimana hampir semua hal telah terdigitalisasi. Sistem pembayaran digital dapat membuat transaksi yang dilakukan lebih efisien dan aman. Selain itu, terdapat banyak pilihan alat pembayaran sehingga para pengguna dapat memilih yang paling sesuai dan nyaman digunakan. Di antara banyaknya pilihan tersebut, lantas apa saja jenis pembayaran digital di Indonesia?


    Sebelum membahas jenis pembayaran digital, kami akan terlebih dahulu menjelaskan apa yang dimaksud dengan sistem pembayaran digital. Kemudian Anda juga akan mengetahui manfaat pembayaran digital serta kelebihan alat pembayaran digital dibandingkan konvensional. Oleh karena itu, simak artikel ini hingga tuntas untuk memahaminya.


    Baca Juga : Perkembangan Sistem Pembayaran Digital di Indonesia


    Apa yang dimaksud dengan sistem pembayaran digital?

    Sistem pembayaran digital merupakan metode pembayaran yang dilakukan dengan menggunakan uang elektronik atau tanpa uang fisik. Proses transaksi dengan sistem pembayaran digital biasanya menggunakan transfer bank, dompet elektronik hingga scan kode QR. 


    Saat ini, sistem tersebut telah sangat populer dan banyak digemari oleh masyarakat luas. Kemudahan dalam bertransaksi menjadi alasan bagus mengapa orang-orang menyukai metode pembayaran yang satu ini. Dengan Sistem pembayaran digital, bahkan transaksi dapat dilakukan dari jarak yang jauh sekalipun.


    Jenis Pembayaran digital yang dapat digunakan

    Sejak pandemi covid-19 yang melanda dunia, pemerintah Indonesia membuat beberapa kebijakan baru salah satunya adalah mengurangi kontak fisik. Efek dari kebijakan tersebut rupanya membuat merebaknya jenis pembayaran digital agar transaksi tetap dapat dilakukan tanpa kontak fisik secara langsung. 


    Adapun beberapa jenis pembayaran digital yang dapat digunakan di Indonesia adalah sebagai berikut:

    1. Kartu Perbankan

    Jenis pembayaran yang satu ini sebenarnya sudah ada sejak sebelum pandemi. Namun, meski telah lama digunakan, metode pembayaran menggunakan kartu perbankan masih populer digunakan hingga saat ini. Kartu perbankan yang sering digunakan untuk menggantikan transaksi tunai adalah kartu debit dan kredit.


    2. Online Banking (Internet Banking dan Mobile Banking)

    Sama seperti kartu perbankan, metode pembayaran digital menggunakan online banking juga telah lama digunakan. Online banking terbagi ke dalam dua jenis pembayaran yaitu internet banking dan mobile banking.


    Internet banking merupakan fasilitas yang disediakan oleh pihak bank yang memungkinkan para nasabah dapat melakukan transaksi menggunakan jaringan internet melalui situs web bank. Transaksi ini dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun asal perangkat nasabah terhubung dengan internet.


    Sedangkan mobile banking atau biasa disebut m-banking merupakan fasilitas berupa aplikasi dengan berbagai fitur menarik yang dapat digunakan oleh para nasabah. Lewat aplikasi m-banking, para nasabah dapat melakukan berbagai macam transaksi seperti transfer dana, pembayaran tagihan, top up, dan lain sebagainya.


    3. E-Wallet

    E-wallet atau dompet digital adalah jenis pembayaran digital selanjutnya. Memiliki fungsi yang mirip dengan dompet fisik, e-wallet juga merupakan tempat menyimpan uang dalam bentuk digital yang bisa digunakan untuk melakukan pembayaran tagihan, belanja, dan sebagainya. E-wallet yang umum digunakan masyarakat Indonesia diantaranya adalah DANA, GoPay, OVO, dan lain-lain.


    4. Virtual Account (VA)

    Sebagian dari Anda mungkin tidak asing dengan istilah virtual account. Virtual account biasanya berbentuk kode unik yang dibuat khusus untuk melakukan pembayaran digital. Dengan memasukkan kode unit virtual account, pembeli akan langsung mendapatkan rincian informasi pembayaran yang harus dibayarkan. 


    5. QRIS

    Salah satu metode pembayaran digital yang saat ini sangat terkenal adalah QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Cukup dengan memindai kode QR lewat aplikasi pembayaran digital, transaksi pun telah selesai dilakukan.


    Manfaat Pembayaran digital 

    Sistem atau metode pembayaran digital memiliki banyak manfaat, terutama bagi bisnis. Selain memberikan kemudahan dalam bertransaksi, pembayaran digital juga dapat membantu Anda dalam penyimpanan dan pengelolaan uang. Transaksi yang dilakukan secara digital akan tercatat secara otomatis sehingga Anda dapat mengurangi kesalahan perhitungan ataupun dalam penulisan angka. 


    Jejak transaksi yang tercatat otomatis ini memberikan sifat transparan pada metode pembayaran digital. Di samping itu, pembayaran digital juga dapat menghemat waktu karena prosesnya yang cepat, serta dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun.


    Kelebihan alat pembayaran digital dibandingkan konvensional

    Maraknya penggunaan alat pembayaran digital tentu didasari banyak alasan, seperti kelebihan yang ditawarkannya. Tak mungkin banyak orang beralih ke alat pembayaran digital jika tidak ada kelebihan-kelebihan yang menguntungkan. Berikut adalah beberapa kelebihan alat pembayaran digital dibandingkan konvensional.


    1. Praktis

    Karena sifatnya yang fleksibel, dimana transaksi dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun, membuat alat pembayaran digital menjadi pilihan bagus bagi orang-orang yang tidak mau ribet. Bahkan dari rumah sekalipun, Anda dapat bertransaksi dengan alat pembayaran digital.


    2. Banyak Promo

    Demi mendorong penggunaan alat pembayaran digital, banyak merchant yang bekerja sama dengan berbagai penyedia uang elektronik. Sehingga saat berbelanja, biasanya akan ada penawaran atau promo jika Anda bertransaksi menggunakan alat pembayaran digital tertentu.


    3. Mengurangi Risiko Pencurian

    Anda tidak perlu membawa banyak uang tunai saat bertransaksi dengan alat pembayaran digital. Hal ini dapat mengurangi risiko pencurian karena uang elektronik biasanya membutuhkan pin yang hanya diketahui oleh Anda. Selain itu, keamanan uang elektronik juga telah dijamin oleh lembaga keuangan negara.


    Baca Juga : Perkembangan Transaksi Digital Terkini di Era Digital


    CRING! Sistem pembayaran digital terpercaya

    Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sistem pembayaran digital memberikan banyak manfaat, terutama untuk bisnis. Dengan volume transaksi yang tinggi pelaku bisnis tetap harus mengelola keuangan dengan baik meskipun jejak transaksi digital akan tercatat secara otomatis. Hubungi tim CRING! untuk mendapatkan sistem pembayaran terbaik, karena Cring! menyediakan sistem pembayaran digital terpercaya yang akan dibutuhkan oleh bisnis Anda


  • Pengertian dan Perkembangan Terkini Transaksi Digital di Era Digital

    Pengertian dan Perkembangan Terkini Transaksi Digital di Era Digital


    Transaksi digital lebih mudah dengan CRING

    Manusia sebagai makhluk sosial, hampir tidak bisa terlepas dari kegiatan transaksi. Sejak zaman dahulu transaksi telah dilakukan untuk mencapai penukaran barang atau jasa. Transaksi telah ada dari sejak sistem barter, transaksi konvensional, hingga transaksi digital yang saat ini sedang populer. Namun, apa yang dimaksud dengan transaksi digital? 


    Di masa era digital, dimana zaman yang semakin canggih membuat hampir semua lini kehidupan ikut terpengaruh, termasuk soal bertransaksi. Menurut KBBI, transaksi adalah persetujuan jual beli (dalam perdagangan) antara dua pihak, dan transaksi yang terdigitalisasi dapat disebut sebagai transaksi digital.


    Baca Juga : Perkembangan Sistem Pembayaran Digital di Indonesia


    Apa yang dimaksud dengan Transaksi Digital?

    Dilansir dari laman Investopedia.com, transaksi digital merupakan metode pembayaran tanpa menggunakan uang tunai atau biasa disebut dengan cashless. Jenis transaksi ini umumnya dilakukan secara online menggunakan perangkat ponsel seperti QR code. Selain itu transaksi digital juga dapat dilakukan secara offline misalnya menggunakan kartu debit atau e-money.


    Transaksi digital semakin banyak digemari karena kemudahan yang ditawarkannya. Meski masih terdapat kekurangan, namun lembaga keuangan resmi Indonesia telah menjamin keamanan penggunaan transaksi jenis ini. 


    Perkembangan Transaksi Digital di Indonesia

    Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, cara bertransaksi pun mengalami perubahan menjadi terdigitalisasi. Terutama sejak pandemi Covid-19, penggunaan transaksi digital semakin melejit karena kecenderungan masyarakat dalam berbelanja online.


    Hal ini juga didukung oleh Bank Indonesia (BI) yang ingin menumbuhkan ekonomi digital di Indonesia. Oleh karena itu, transaksi digital semakin populer dan banyak digunakan oleh masyarakat luas. Adapun beberapa jenis transaksi digital diantaranya adalah sebagai berikut:


    1. Online Banking

    Saat ini, hampir setiap Bank menawarkan layanan online banking yang terbagi menjadi dua jenis yaitu internet banking dan m-banking (mobile banking). Internet banking merupakan layanan dimana nasabah dapat melakukan transaksi kapanpun dan dimanapun melalui jaringan internet. 


    Sedangkan m-banking merupakan fasilitas yang disediakan bagi nasabah berupa aplikasi m-banking yang bisa diakses melalui ponsel. Layanan ini dapat digunakan untuk transfer, mengecek saldo, top up, hingga membayar tagihan. Beberapa contoh m-banking diantaranya adalah mBCA, Livin’ by Mandiri, BNI Mobile Banking, BRImo, dan lain-lain.


    2. E-money

    Anda pasti sudah tidak asing dengan jenis transaksi digital yang satu ini. E-money merupakan uang elektronik yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai pembayaran seperti membayar tol, ongkos transportasi publik, parkir, hingga belanja.


    E-money juga merupakan salah satu produk bank yang hadir untuk memudahkan proses transaksi banyak orang. Beberapa contoh e-money yang populer di masyarakat adalah BCA Flazz, Mandiri e-money, BNI Tapcash, BRI BRIZZI, BTN Blink, dan lain sebagainya.


    3. E-wallet

    E-wallet atau dompet digital memiliki fungsi yang sama dengan dompet fisik yaitu untuk menyimpan uang. Perbedaannya hanya terletak pada bentuknya. Dengan e-wallet Anda dapat melakukan berbagai transaksi secara online seperti transfer dana, bayar belanjaan, dan lain sebagainya. E-wallet juga biasanya dimanfaatkan oleh e-commerce untuk menjalankan bisnisnya. Adapun e-wallet yang saat ini populer di Indonesia adalah GoPay, OVO, ShopeePay, Dana, dan LinkAja.


    3. QRIS

    QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah metode pembayaran yang saat ini sedang populer. Diusung oleh Bank Indonesia untuk mengintegrasikan transaksi non-tunai agar lebih cepat dan mudah. Cukup dengan memindai kode QR, pembayaran telah selesai dilakukan.


    Dengan semakin pesatnya penggunaan QRIS, Bank Sentral bahkan telah mengembangkan fitur QRIS antarnegara sehingga Anda dapat bertransaksi di luar negeri menggunakan rupiah. Saat ini, QRIS antarnegara dapat digunakan di tiga negara ASEAN yaitu Thailand, Malaysia, dan Singapura.


    Alasan Transaksi Digital Lebih Baik dari Transaksi Konvensional

    Meski transaksi konvensional masih tetap eksis hingga saat ini, namun banyak orang yang telah beralih ke sistem pembayaran non-tunai. Bukan tanpa alasan banyak orang lebih menyukai transaksi digital. Kelebihan dan kekurangan transaksi digital memang sering menjadi pertimbangan banyak orang dalam penggunaannya, tetapi ada banyak kelebihan dan keunggulan transaksi digital dibandingkan dengan transaksi konvensional. 


    Berikut adalah alasan transaksi digital lebih baik dari transaksi konvensional.

    1. Efektif dan efisien

    Transaksi digital membuat kegiatan bertransaksi menjadi lebih efektif dan efisien. Anda tidak lagi perlu membawa uang tunai kemana-mana. Cukup membawa kartu debit, e-Money, atau ponsel, transaksi sudah dapat dilakukan. 


    2. Lebih Aman

    Membawa uang tunai dalam jumlah besar seringkali membuat perasaan tidak aman. Sedangkan transaksi digital dapat memberikan jaminan keamanan yang dibutuhkan, karena transaksi jenis ini telah diawasi oleh lembaga keuangan negara.


    3. Hemat Waktu

    Tak perlu menghitung secara manual, transaksi digital dapat secara otomatis menghitung jumlah uang yang harus dibayarkan. Orang yang menerima pembayaran pun tak perlu menyiapkan uang kecil untuk kembalian.


    4. Fleksibel

    Transaksi digital bersifat lebih fleksibel karena dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun, asal terkoneksi dengan jaringan internet. Kapanpun Anda memerlukannya, Anda bisa bertransaksi secara digital selama 24 jam setiap hari.


    5. Memudahkan Pencatatan Keuangan dan Melacak Transaksi

    Transaksi digital dapat memudahkan pelaku bisnis dalam pencatatan keuangan. Semua transaksi yang dilakukan secara digital akan mudah dilacak dan tercatat secara otomatis. Hal ini sangat berguna dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.


    6. Lebih Murah

    Tak bisa dipungkiri, seringkali pelanggan mendapat keuntungan lebih saat bertransaksi secara digital. Entah diskon dengan metode pembayaran tertentu atau mendapat cashback. Selain itu, biaya transaksi digital atau biaya admin pun masih terhitung murah atau bahkan gratis sama sekali.


    Baca Juga : Integrasi Sistem Pembayaran yang Optimal Tingkatkan Efisiensi Bisnis


    Transaksi Digital Lebih Mudah Dengan CRING!

    Setelah memahami apa yang dimaksud dengan transaksi digital, mungkin kini Anda semakin yakin untuk menggunakan jenis transaksi ini bahkan untuk kepentingan bisnis. Agar pengaturan keuangan perusahaan Anda dapat berjalan dengan baik, gunakan CRING! yang dapat membantu mengelola keuangan Cash-In dan Cash-Out secara realtime. Hubungi tim Produk CRING!, Untuk menemukan berbagai layanan menarik yang dapat membantu permudah transaksi digital untuk kelancaran bisnis Anda.